Waspadalah! Gadget Bisa Menyebabkan Anak Lambat Bicara

0
82

Gadget Bisa Menyebabkan Anak Lambat Bicara

Bahaya Gadget Bisa Menjadi penyebab anak Lambat Bicara

Gadget dimasa sekarang tidak hanya dikenal di satu kalangan, tetapi hampir mencakup semua kalangan. Dari anak-anak, remaja, orang dewasa, bahkan orang lanjut usia semuanya mengenal gadget. Dari kelas sosial bawah, menengah, sampai atas semua juga tidak lepas dari gadget. Memang, kita tidak bisa memungkiri bagaimanapun juga gadget dapat mempermudah pekerjaan kita dan menjadikan informasi apapun cepat didapat. Manfaat gadget bagi kehidupan kita tentu sangat besar. Tapi, tahukah Anda, gadget dapat menjadi salah satu sebab anak lambat bicara?

Ya, di zaman yang serba modern dan berteknologi ini, semua orang ingin kemudahan, termasuk kemudahan mendidik anak. Orang tua yang notabene bekerja di luar rumah menjadi tidka sempat mengasuh anak secara langsung. Menyewa babysitter, menitipkan anak ke tempat penitipan, atau menyerahkan anak pada kakek-neneknya menjadi salah satu alternatif meninggalkan anak ketika tuntutan kerja. Sepulang kerja, tentu orang tua merasa lelah dan sudah tidak sanggup lagi jika harus mengurus anak. Intensitas anak dan orang tua untuk berkomunikasi menjadi sangat kurang. Apalagi, sekarang, terutama di kota-kota besar, muncul fenomena banyak orang tua memberikan gadget pada anaknya ketika si anak “rewel”. Pemberian gadget tersebut ternyata dapat membuat anak diam dan tenang sehingga orang tua tidak perlu repot-repot menghentikan tangis anak.

Nah, jika Anda termasuk orang tua yang berpikir gadget bisa menenangkan anak, tunggu dulu. Umur berapa anak Anda sekarang? Jika anak Anda baru berumur tidak lebih dari dua tahun, berhati-hatilah! Gadget bisa menyebabkan anak Anda lambat bicara.
Menurut dr Rini Sekartani, Sp. A (K), Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Jaya, anak usia di bawah dua tahun tidak seharusnya dikenalkan gadget. Di usia tersebut, anak belum membutuhkan gadget. Justru, gadget dapat menyebabkan anak menjadi lambat berbicara, meskipun dia memiliki pemahaman yang baik. Gadget membuat anak menjadi lebih pendiam karena sibuk dengan mainan di depannya. Padahal, di usia sekitar dua tahun itu, anak seharusnya lebih banyak berinteraksi dan berkomunikasi secara langsung. Orang tua harusnya mengajak mereka berbicara, bukan membiarkannya diam dengan gadget di tangannya.

Perkembangan anak secraa normal dalam tahap berbicara sebenarnya sudah dimulai sejak usia tiga bulan dengan mengeluarkan suara. Lalu pada usia empat bulan anak mulai bubbling. Usia sebelas bulan, anak dapat menirukan kata, dan usia dua belas bulan anak dapat mengucap sekaligus mengerti arti kata. Menginjak usia dua tahun, anak seharusnya memiliki kemampuan mengumpulkan kosakata dan merangkainya menajdi kalimat. Idealnya, pada usia dua tahun, anak memiliki 100 kata dan sudah sapat berbicara. Lalu, bagaimana jika kemampuan itu belum didapat anak seperti anak-anak seusianya? Itulah yang dimaksud lambat bicara.

Dokter spesialis anak, dr Anna Tjandra, Sp.A(K) menyebutkan lambat bicara atau speech delay merupakan kasus keterlambatan berbicara pada anak dengan rentang keterlambatan lebih dari tiga bulan dari perkembangan seharusnya. Speech delay tidak bisa diremehkan. Orang tua yang mendapati anaknya memiliki kasus lambat bicara harus segera berkonsultasi ke dokter. Pasalnya, kasus lamabat bicara ini setiap tahunnya semakin bertambah. Mengapa ini bisa terjadi?

Speech delay dapat disebabkan berbagai hal, baik dari segi fisik maupun psikis. Faktor fisik misalnya ada masalah dengan pendegaran, ada kerusakan pada otak, keterlambatan perkembangan psikomotr umus, down syndrome, atau kelainan organ bicara. Dari segi psikis, minimnya komunikasi antara anak dengan orang tua adalah penyebab utama anak lambat bicara. Mengapa komunikasi antara orang tua dan anak menjadi minim? Salah satunya karena gadget.

Baca Juga: Perkenalkan, Gadis Berusia 4 Tahun Ini Namanya Bella Sudah Menguasai 7 Bahasa Dunia

Menurut Bunda Romi, sebaiknya orang tua menjauhkan anak dari gadget. Kecanggihan gadget dapat menyebabkan anak terlalu asyik sendiri dan tidak banyak berkomunikasi dengan sekitar. Hal ini dapat menyebabkan perkembangn bicara anak menjadi lambat. Lalu bagaimana cara mengatasinya?

Beberapa tips yang dapat Anda coba untuk mengatasi permasalahan keterlambatan bicara adalah sebagai berikut:
– Jauhkan gadget dari anak Anda.
– Luangkan waktu Anda untuk berkomunikasi dengan anak Anda.
– Perhatikan perkembangan anak Anda.
– Berikan pancingan agar anak bercerita dan dengarkan cerita mereka.
– Sesuaikan bahasa Anda dengan bahasa anak yang sederhana.
– Berikan pujian, penghargaan kepada anak agar mereka bisa mengekspresikan diri.
– Bacakan cerita untuk anak Anda untuk menambah kosa kata anak.

Memang, menjadi orang tua tidaklah mudah. Di satu sisi harus bekerja demi mencukupi kebutuhan anak, di sisi yang lain juga harus tetap memperhatikan perkembangan anak. Ingat, kebutuhan anak tidak hanya terletak pada materi dan fasilitas yang Anda berikan, tetapi kebutuhan anak meliputi kasih sayang, cinta, dan waktu luang Anda. Semoga kita bisa menjadi orang tua yang berhasil mendidik anak menjadi generasi masa depan yang cemerlang. Gadget mungkin bisa membantu kita dalam segala hal, tapi segalanya tidak harus dengan gadget. Mari gunakan gadget untuk hal bermanfaat, ambil segi positifnya, sebisa mungkin hindari dampak negatifnya terutama agar bisa terhindar dari penyakit anak lambat bicara.

LEAVE A REPLY