4 Tips Memilih Vacuum Cleaner Yang Berkualitas

0
140

Tips Memilih Vacuum Cleaner

Tips Memilih Vacuum Cleaner

Vacuum cleaner atau penghisap debu merupakan alat yang sangat membantu dalam hal membersihkan rumah. Seringkali kita kesulitan menjangkau debu-debu yang tak kasat mata sehingga meski telah disapu, terkadang masih terasa berdebu. Dengan bantuan vacuum cleaner, segalanya jadi mudah.

Apakah sudah ada vacuum cleaner di rumah Anda? Jika belum dan Anda berniat membelinya, Anda harus teliti memilih. Ya, terkadang orang hanya melihat dari segi berapa daya atau voltase dari suatu vacumm cleaner. Jika voltasenya rendah, berarti itu adalah alat penghisap debu yang baik.

Pada kenyatannya, anggapan seperti itu belumlah cukup untuk menyimpulkan baik atau tidaknya suatu vacuum cleaner. Vacuum cleaner yang baik dilihat dari performanya dalam menghisap debu. Nah, untuk memiliki performa baik dalam menghisap debu, ada beberapa faktor yang mempengaruhinya.

Berikut adalah faktor tersebut yang sekaligus dapat menjadi tips untuk Anda dalam memilih vacuum cleaner yang baik.

  1. Komponen yang lengkap menghasilkan kemampuan yang kuat

Penghisap debu harus kuat. Kuat tidaknya sebuah penghisap debu ditentukan dari gabungan seluruh komponen. Jadi, komponennya harus lengkap. Itulah yang dikatakan oleh Marsha Tungka selaku Product Manager of Small Appliances Electrolux Indonesia. Ia menjelaskan dalam sebuah jumpa pers di Jakarta bahwa komponen yang lengkap terdiri atas nozzle atau bagian pertama yag menyentuh permukaan pada penghisap debu, motor, dan juga sistem filtrasi yang baik.

Apabila semua komponen lengkap dan terjadi kombinasi antara daya hisap dengan aliran udara di corong yang baik, kemampuan menghisap debu pun semakin kuat. Kombinasi tersebut juga akan memberikan kecepatan yang maksimal.

  1. Debu tidak keluar lagi

Cara kedua adalah dengan melihat kemampuannya membersihkan debu dan setelahnya. Apabila debu yang telah dihisap justru keluar lagi, rasanya percuma saja menggunakan bantuan vacuum cleaner. Untuk itu, Anda perlu memperhatikan keberadaan filter atau penyaring yang ada di dalam penghisap debu. Ini merupakan hal yang sangat penting.

Vacuum cleaner atau peghisap debu yang efisien adalah yang mempunyai sistem penyaringan tertutup. Selain itu, saringan haruslah High-Efficiency Particulate Arrestance (HEPA) yang berkualitas baik. Dengan sistem saringan tertutup dan HEPA yang baik, terbukti 99,99 persen debu yang telah dihisap tidak keluar lagi sehingga hasilnya maksimal.

  1. Mesin tidak cepat panas

Pilihlah vacuum cleaner yang performanya baik dengan memperhatikan cepat lambatnya mesin menjadi panas. Tentu saja ini berkaitan dengan sistem penyaring dan kantong debu. Memang, ada cara tertentu untuk membuatnya menjadi tidak panas, misalnya, dengan mengganti kantong debu jika sudah penuh. Mesin yang tidak cepat panas akan membuatnya bertahan lebih lama dan juga kinerja mesin akan selalu optimal. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan mesin juga.

  1. Desain pegangan mudah digunakan

Ini adalah tips yang terakhir. Selain memperhatikan faktor di dalam berupa sistem yang baik dan komponen yang lengkap, Anda juga perlu memperhatikan segi desain, terutama pegangan. Desain sangat menunjang fungsional dari penghisap debu, jadi penting untuk Anda perhatikan. Menurut Marsha, penghisap debu yang memiliki pegangan yang mudah digunakan akan mempengaruhi kinerja dan berhubungan dengan efisiensi.

Marsha juga menjelaskan bahwa corong dan selang penghisap debu yang aerodinamis sangat berguna untuk mengurangi  tekanan pada sistem. Tentu saja, ini akan menjadi kunci utama efisiensi dan mudahnya menggunakan vacuum cleaner.

Nah, itulah beberapa tips yang dapat Anda gunakan untuk memilih vacuum cleaner yang baik. Dengan vacuum cleaner yang baik, debu-debu akan dihisap bersih sehingga membuat Anda nyaman berada di sana.

Baca Juga : 8 Tips Agar Kouta Internet Tidak Cepat Habis Dalam Waktu Singkat

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.