Sahabatku Terima kasih Sudah Menjadi guruku

0
829

Sahabatku Terima Kasih

Bangtohir.com Notes – Tak terasa sudah hampir delapan tahun lamanya hidup di kota istimewa yang juga akrab dengan sebutan kota pelajar ini, banyak hal yang sudah aku temui selama menjadi anak rantau, baik suka maupun duka, pahit dan manisnya perjuangan hidup di kota rantau, terkadang harus memaksakan bibir untuk tersenyum manis walau hati terasa teriris karena penuh dengan gejolak tanda tanya akan bagaimana nasib masa depan nantinya.

Dari banyak hal yang ku temui di kota pariwisata ini selain mendapatkan banyak pengalaman dan juga dalam rangka menambah ilmu pengetahuan baik agama maupun ilmu dunia, semua ini tersa tidak kurang tanpa adanya mereka yang selalu menerima sosok anak rantau yang penuh kekurangan ini. “Sahabat” yah… tanpa sahabat aku bukanlah siapa – siapa ditengah – tengah keramaian dan kebisingan yang terjadi.

Aku juga tidak tahu harus memulai kisah persahabatan ini, hanya satu yang selalu menjadi inspirasi dalam setiap jalinan persahabat ialah ” bersahabat untuk saling berbagi kebaikan dan manfaat serta saling menasehati dalam kebenaran” persahabat itu ibarat mencintai, dalam cinta tidak berlaku persyaratan bagi mereka yang mencintai dengan setulus hati, Karena jika menyukai karena ingin perubahan pada orang yang dicintai itu dinamakan PEJANJIAN. sementara dalam setiap cinta tidak berlaku perjanjian, begitu juga dengan hubungan pertemanan.

Sebagai seorang anak rantau yang pernah mengenyam pendidikan selama 5 tahun di pondok pesantren ( 1 tahun masa pembelajaran bahasa 1 tahun pengabdian 3 tahun sekolah ) tentunya ketika keluar dan hidup di dunia luar pesantren ada timbul suasana asing dalam diri ini.

Aku yang harus melanjutkan pendidikan di bangku kuliah dengan jurusan yang jauh berbeda dari apa yang telah aku pelajari di pondok pesantren rasanya seperti menimba air dengan keranjang bolong ketika harus menyesuaikan diri dengan lingkungan pendidikan umum yang sudah lama tidak mempelajarinya.

Sahabat bagiku adalah inspirasi dalam setiap langkah perjuangan, tak pernah terbesit sedikitpun dalam diri ini untuk membeda – bedakan diantara orang yang diajak berteman, karena sejak kecil nasehat yang selalu tertanam dalam diri ini ” bersahabatlah dengan siapapun jangan pernah membuat perbedaan sedikit” kalau harus bersahabat dengan orang berperilaku buruk disana ada kesempatan untuk berbuat kebaikan menyadarkan dirinya, kalau bersahabat dengan orang baik disana ada kebaikan yang bisa dipetik.

Dalam tulisan ini, tanpa bermaksud apa – apa ingin ku sampaikan Ucapan terima kasih yang tiada tara untuk sahabatku yang juga sekaligus guruku ” Miftah Fadhli ” memang tak semua tentang orang satu ini aku ketahui, tapi selama mengenalnya yang berawal sejak pertama kali masuk kuliah dia selalu menjadi sosok seorang sahabat yang menyengkan dan suka berbagi ilmu bahkan banyak membantu diriku dalam segala hal yang aku belum ketahui ketika aku ceritakan perasalahan padanya, Baik itu bagaimana caranya bisa berbisnis di internet dan lain sebaginya, Intinya Dia sebagai Guru Internet marketing yang patut diperhitungkan Ilmunya dikalangan para master IM.

Semua datang dari ucapan hati yang ihklas untuk seorang sahabat yang selalu memberikan support dalam setiap perjalanan di dunia Internet Marketing, karena kebaikan yang ia berikan secara yang ikhlas tak akan pernah bisa terblas dengan materi untuk itu Hanya Kepada Allah ta’ala aku berharap, semoga kebaikannya diberi balasan dengan sebaik – baiknya balasan di Dunia maupun di akhirat Kelak.

“Semoga persahabatan kami semua menjadi jalinan persahabatan yang bisa membawa banyak kebaikan “

Sungguh persahabatan merupakan suatu karunia dari Allah Ta’ala. Sebagaimana firman Allah yang artinya, “Lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara” (Ali Imron : 103). Ini adalah nikmat Allah yang sangat agung. Maka seharusnya kita menjaganya dengan memperhatikan hak-hak di antara sahabat.

Persahabatan yang dilandaskan saling cinta karena Allah itulah yang akan mendapatkan manisnya iman, sebagaimana Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya,”Ada tiga perkara yang apabila seseorang memilikinya akan mendapatkan manisnya iman, yaitu Allah dan Rosul-Nya lebih dia cintai daripada selain keduanya, dia mencintai seseorang tidaklah dia mencintainya kecuali karena Allah, dan dia tidak suka kembali kepada kekufuran setelah Allah membebaskan darinya sebagaimana ia tidak suka dilemparkan ke dalam api.” (HR. Bukhari)

Di samping itu, persahabatan seperti inilah yang akan kekal hingga hari kiamat nanti, sebagaimana Allah Ta’ala berfirman yang artinya,”Teman-teman akrab pada hari (kiamat) nanti sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa.” (QS. Az Zukhruf : 67).

Anas bin malik Rodhiallaahu ‘anhu meriwayatkan, “Ada seorang laki-laki di sisi Nabi Shalallaahu alaihi wasalam. Tiba-tiba ada sahabat lain yang berlalu. Laki-laki tersebut lalu berkata, “Ya Rasulullah, sungguh saya mencintai orang itu (karena Allah)”. Maka Nabi Shalallaahu ‘alaihi wasalam bertanya “Apakah engkau telah memberitahukan kepadanya?” “Belum”, jawab laki-laki itu. Nabi bersabda, “Maka bangkit dan beritahukanlah padanya, niscaya akan mengokohkan kasih sayang di antara kalian.” Lalu ia bangkit dan memberitahukan, “Sungguh saya mencintai anda karena Allah.” Maka orang tersebut berkata, “ Semoga Allah mencintaimu, yang engkau mencintaiku karena-Nya.” (HR. Ahmad, dihasankan oleh Al-Albani).

– Yogyakarta, 09/01/2016 –

Baca Juga : Kita Bukanlah Hanya Sekedar Hidup

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.