4 Rasio Investasi Yang Perlu Di Perhatikan Sebelum Memilih Saham

0
47

Rasio Investasi Saham

Rasio Investasi – Saat ini investasi menjadi salah satu hal yang banyak dipilih untuk mengalokasikan pendapatan ke hal yang positif, dengan tujuan menjaga kekayaan di masa yang akan datang. Berbagai program investasi dapat Anda pilih, mulai dari investasi saham, emas, pasar modal, maupun reksadana. Berinvestasi tidak hanya sekedar menyiapkan modal dana yang akan diinvestasikan, namun Anda perlu membekali diri Anda dengan ilmu-ilmu berinvestasi yang benar.

Hal tersebut dikarenakan, banyak orang yang berinvestasi namun belum memahami sistem investasi yang baik dan benar. Dan pada akhirnya mereka tidak mendapatkan apa yang mereka harapkan. Nah, pada artikel kali ini kami akan membahas mengenai hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum memilih berinvestasi, khususnya rasio dalam investasi saham. Bagi Anda yang ingin berinvestasi khususnya bagi pemula, Anda dapat memperhatikan rasio investasi sebelum akhirnya memilih investasi saham.

Baca Juga: 3 Macam Investasi Online Saham Syariah Di Indonesia

Rasio investasi diperlukan untuk melakukan analisa fundamental dalam menentukan pemilihan saham secara tepat. Berikut rasio investasi saham yang perlu Anda perhatikan.

  1. Rasio Price Earnings Ratio (PER)

PER (Rasio Price Earnings Ratio) merupakan rasio perbandingan harga saham dengan laba bersih dari perusahaan. PER melihat perolehan dari laba bersih yang berasal dari emiten. Apabila Anda memahami PER, maka secara otomatis kita dapat harga saham dalam keadaan wajar atau tidak.

  1. Rasio Earning Per Share (EPS)

EPS merupakan rasio untuk mengetahui laba bersih dari per lembar saham. Apabila rasio EPS mengalami peningkatan, artinya perusahaan tersebut mempunyai kinerja yang baik. Pertumbuhan EPS paling kecil yakni sebesar 10 – 20% dalam setahun.

  1. Rasio Price to Book Value (PBV)

Jika Anda ingin mengetahui nilai ekuitas dari perusahaan tersebut. PVB sering disebut juga sebagai rasio perbandingan nilai pasar dari saham terhadap nilai saham per lembar. PBV digunakan untuk valuasi saham di dalam industri keuangan, seperti lembaga pembiayaan dan bank.

  1. Rasio Return On Equity (ROE)

ROE digunakan untuk mengetahui perbandingan laba bersih dengan jumlah dari entitas. Rasio ini dijadikan ukuran income dari perusahaan tersebut. ROE juga digunakan untuk mengetahui modal investor yang dimiliki perusahaan agar dapat memperoleh laba bersih.

Baca Juga: 6 Cara Mudah Investasi Reksadana Yang Menguntungkan

Itulah ke empat rasio yang perlu Anda perhatikan sebelum memilih berinvestasi saham. Dengan mengetahui rasio-rasio tersebut, maka Anda dapat menentukan investasi saham di perusahaan yang memiliki kinerja yang baik, sehingga berpotensi untuk mendapatkan keuntungan yang besar pula. Semoga informasi di atas bermanfaat, khususnya bagi pemula yang ingin berinvestasi saham.

LEAVE A REPLY