Pengertian Produk Menurut Para Ahli Dan Jenis Jenis Produk

0
157
Pengertian Produk Menurut Para Ahli
Pengertian produk Menurut Para Ahli – Ilustrasi Teori

Pengertian produk menurut para ahli sangat dibutuhkan bagi sebagian orang untuk menyempurnakan karya ilmiah yang sedang dibuat agar memperkuat teori landasan yang ingin disusun. Namun, sebelum mengetahui apa pengertian produk menurut para ahli terlebih dahulu kita pahami pengertian produk secara umum berikut.

Pengertian produk secara umum adalah sesuatu yang diproduksi oleh tenaga kerja atau sebuah usaha (effort) atau hasil dari sebuah tindakan atau sebuah proses.Secara umum produk merupakan sesuatu yang dibuat oleh perorangan atau sekelompok orang sebagai ajang untuk mendapatkan keuntungan melalui proses pertukaran ataupun jual beli dalam transaksi. Produk identik dengan sesuatu yang memiliki ciri khas yang dapat ditawarkan, diperhatikan, dipakai, dimiliki atau dikonsumsi serta memberikan kepuasan dan memenuhi kebutuhan seseorang maupun perkelompok.

Asal Kata Produk

Kata produk berasal dari bahasa Inggris product artinya “sesuatu yang diproduksi oleh tenaga kerja atau sejenisnya“. Sedangkan bentuk kerja dari kata product, yaitu produce, merupakan serapan dari bahasa latin prōdūce(re), yang berarti (untuk) memimpin atau membawa sesuatu untuk maju. Kata Produk dalam pengertian ekonomi pertama kali dikenalkan oleh seorang ekonom-politisi Adam Smith seperti dilansir pada Etymology of produce, etymonline.com.

Pengertian produk berdasarkan ruang lingkup praktek:

Berikut beberapa pengertian produk menurut para ahli ilmu marketing yang bisa dijadikan rujukan teori tentang produk.

Pengertian produk dalam dunia bisnis adalah barang atau jasa yang dapat ditawarkan atau diperjual belikan secara sah sesuai kesepakatan dan aturan yang berlaku dalam bisnis. – Kotler, P., Armstrong, G., Brown, L., and Adam, S. (2006) Marketing, 7th Ed. Pearson Education Australia/Prentice Hall.

Pengertian Produk dalam dunia pemasaran, produk adalah semua hal yang dapat ditawarkan kepada pasar yang dapat memuaskan keinginan atau kebutuhan konsumen. – Kotler, P., Armstrong, G., Brown, L., and Adam, S. (2006) Marketing, 7th Ed. Pearson Education Australia/Prentice Hall.

Pengertian Produk Dalam dunia retail atau pengecer, produk disebut sebagai barang dagangan (merchandise).

Pengertian produk Dalam manufaktur, produk merupakan sesuatu yang dibeli dalam bentuk bahan mentah dan kemudian dijual sebagai barang jadi. Sedangkan produk yang berupa bahan mentah disebut dengan “Komoditas” yang dapat berupa Metal dan produk agrikultur, Namun komoditas juga dapat berarti semua hal yang tersedia di pasar terbuka.

Pengertian Produk Menurut Para Ahli

Pengertian produk Menurut Fandy Tjiptono (1999:95), Produk adalah segala sesuatu yang ditawarkan produsen untuk diperhatikan, diminya, dicari, dibeli, digunakan atau dikonsumsi pasar sebagai pemenuhan kebutuhan atau keinginan pasar yang bersangkutan.

Pengertian produk menurut Stanton (1996:222), Produk adalah kumpulan dari atribut-atribut yang nyata maupun tidak nyata, termasuk didalamnya kemasan, warna, harga, kualitas dan merk ditambah dengan jasa dan reputasi penjualan.

Pengertian produk menurut Swastha dan Irawan (1990:165), Produk adalah suatu sifat kompleks, baik dapat diraba maupun tidak diraba, termasuk bungkus, warna, harga, prestise perusahaan, pelayanan pengusaha dan pengecer, yang diterima pembeli untuk memuaskan keinginan dan kebutuhan.

Sedangkan Pengertian produk Menurut Kotler dan Amstrong ((2001: 346), Produk adalah segala sesuatu yang ditawarkan, dimiliki, digunakan atau pun dikonsumsi sehingga mampu memuaskan keinginan dan kebutuhan termasuk di dalamnya berupa fisik, tempat, orang, jasa, gagasan, serta organisasi.

William J. Stanton dalam bukunya Fundamental of Marketing (1997) menyebutkan pengertian produk sebagai berikut, produk secara sempit dapat diartikan sebagai sekumpulan atribut fisik yang secara nyata terkait dalam sebuah bentuk dapat diidentifikasikan. Sedangkan secara luas, produk merupakan sekumpulan atribut yang nyata dan tidak nyata yang didalamnya mencakup warna, kemasan, harga, presise pengecer, dan pelayanan dari pabrik dan pengecer yang mungkin diterima oleh pembeli sebagai sebuah hal yang dapat memberikan kepuasan atas keinginannya.

H. Djaslim Saladin, SE seorang ahli ilmu marketing indonesia yang juga penulis buku mengemukakan beberapa pengertian produk dalam bukunya yang berjudul Unsur-unsur Inti Pemasaran dan Manajemen Pemasaran (2003:45), beliau membagi pengertian produk dalam tiga pengertian yaitu:

  1. Pengertian produk secara umum yaitu segala sesuatu yang dapat memenuhi dan memuaskan kebutuhan atau keinginan manusia, baik yang berwujud maupun tidak berwujud.
  2. Pengertian produk dalam arti sempit yaitu sekumpulan sifat fisik dan kimia yang berwujud yang dihimpun dalam suatu bentuk serupa dan yang telah dikenal.
  3. Pengertian produk dalam arti luas yaitu sekelompok sifat yang berwujud dan tidak berwujud yang didalamnya tercakup warna, harga, kemasan, prestise pabrik, prestise pengecer, dan pelayanan yang diberikan konsumen dan pengecer yang dapat diterima konsumen sebagai kepuasan yang ditawarkan terhadap keinginan atau kebutuhan konsumen.

Jenis-Jenis Produk 

Setelah mengetahu beberapa pengertian produk menurut para ahli diatas selanjutnya mari kita ketahui apa saja jenis-jenis produk itu sendiri.

Produk terbagi menjadi dua jenis yaitu Produk Konsumsi (Consumer Goods) dan Produk Industri

  1. Produk Konsumsi

Produk Konsumsi sering juga disebut dengan barang kebutuhan sehari-hari (convenience goods), Sedangkan pengertian produk konsumsi adalah barang yang umumnya dikonsumsi atau digunakan sendiri oleh anggota keluarga atau perorangan maupun diberikan kepada orang lain dan pembeliannya didasarkan atas kebiasaan dari konsumen itu sendiri.

Kategori produk konsumsi dan contohnya:

  • Convenience Gods (Barang kebutuhan sehari-hari), contoh: Sabun, Odol, Sikat gigi,gula, beras dll.
  • Specialy Goods (Barang-barang istimewa atau produk khusus), contoh: Mobile Mercedes, TV, Radio,Perhiasan, Alat-alat kosmetik, kamera, Smartphone,
  • Shoppping Goods (Barang belanjaan), contoh: Jas, Sepatu, tas, Kacamata dll.
  • Unsought Goods (barang-barang yang tidak dicari) adalah barang yang pada umumnya tidak diketahui mamupun diketahui hanya saja tidak kepikiran untuk membelinya. Contoh: Procesor makanan, detektor asap, detektor bahan kimia, alat pendeteksi narkoba dll

2. Produk Industri

Produk Industri adalah barang yang dapat membantu manusia mengerjakan suatu kegiatan produksi nya.

Contoh barang produk industri seperti mesin penggiling beras, kulkas, majig jar, kompor, blender, mesin mesin di pabrik yang membantu proses pengepakan maupun produksi nya.

Bonus “Perbedaan Jenis Barang”:

Sekedar tambahan untuk pengetahuan kamu, Barang terbagi menjadi dua yaitu Barang berwujud atau keliahatan bentuk fisiknya dan barang tak berwujud tapi dapat dirasakan keberadaannya yang disebut barang jasa.

Produk barang yang berwujud fisik, adalah yang bisa dilihat, diraba atau disentuh, dirasa, dipegang, disimpan, dipindahkan, dan perlakuan fisik lain.

Sedangkan pengertian produk jasa adalah setiap tindakan atau kegiatan yang dapat ditawarkan oleh satu pihak kepada pihak lain, yang pada dasarnya tidak berwujud dan tidak mengakibatkan kepemilikan apa pun. Produknya dapat dikaitkan atau tidak dikaitkan dengan suatu produk fisik.” (Kotler (2002, p.486). Contoh Layanan gojek, Layanan service ponsel, layanan taxi dll.

Baca Juga: Pengertian Penjualan Menurut Para Ahli Lengkap, Landasan Teori Skripsi

Itulah sekilas penjelasan mengenai pengertian produk menurut para ahli beserta jenis-jenis produk yang bisa kami rangkum dalam artikel ilmu pengetahun ini, semoga buat kamu yang membutuhkan teori tentang produk untuk mengisi landasan teori penelitian yang sedang digarap bisa terbantu dengan ulasan pengertian produk secara umum ini.

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.