Mutiara Kata Islam Tentang Suami Istri Agar Lebih Bahagia

0
1291

Mutiara Kata Islam tentang Suami Istri Agar Lebih Bahagia Membina Rumah Tangga

Mutiara Kata Islam Tentang Suami Istri
Ilustrasi Image: Mutiara Kata Islam Tentang Suami Istri.

Mutiara Kata islam Tentang suami istri ini dengan sengaja kami hadirkan disini tentunya dengan tujuan bisa membawa manfaat berupa Motivasi dan inspirasi bagi para umat muslim yang sudah membina rumah tangga secara islami dan juga untuk menjadi pendorong bagi yang masih menunda untuk menikah agar memiliki semangat dalam mempercepat melengkapi sebagian Agamanya. Mutiara kata islam tentang keluarga ini juga merupakan perkataan hikmah yang diharapkan bisa menjadi pendorong bagi pasangan suami istri agar bisa saling bantu membantu dalam meningkatkan ketaatan kepada Allah Ta’ala.

Mutiara kata islam tentang suami istri yang saling mencintai karena Allah ta’ala dan saling mengingatkan untuk tidak lupa akan tanggung jawab sabagai kepala rumah tangga dan sebagai permaisuri yang diberikan tugas untuk mencetak generasi penerus perjuangan keluarga kelak.

Mutiara Kata islam tentang suami istri ini juga memiliki tujuan agar setiap pasangan keluarga kembali menyadari bahwasanya Pernikahan merupakan bentuk dari ibadah suci untuk menunjukan bukti cinta kepada Allah ta’ala dan memuliakan Sunnah Nabi yang Mulia Muhammad Sholullahu’alaiwassalam. Pernikahan merupakan ikatan perjanjian yang sangat berat tanggung jawabnya dimana perjanjian pernikahan setara dengan sumpah para Nabi Allah Ta’ala dalam menunaikan ibadah Tauhid kepada Allah Robbal “alamin.

Berikut Kumpulan Mutiara Kata Islam tentang suami istri yang bisa kamu baca, kemudian direnungkan dan sebisa mungkin untuk diamalkan sedikit demi sedikit dalam kehidupan rumah tannga:

Sebelumnya, Mari Perhatikan Firman Allah Ta’ala dalam Al Qur’an Surat Ar-Rum Ayat 21 berikt Ini:

ومن أياته أن خلق لكم من أنفسكم أزواجا لتسكونوا إليها وجعل بينكم مودة ورحمة إن في ذالك لأيات لقوم يتفكرون

Artinya:

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.”.

Kemudian Baca dan Pahami Juga Hadits Rasululah Sholullahu’alaiwassalam berikut ini:

فال رسول الله صلى عليه وسلم : النكاح سنتى فمن رغب عن سنتي فليس منى

Artinya: 

“Rasulullah SAW bersabda: “Nikah itu sunnahku, barangsiapa yang tidak suka, bukan golonganku !”(HR. Ibnu Majah, dari Aisyah radhiallahu’anha).

Oke Mari kita mulai menyelami Mutiara Kata Islam tentang Suami Istri agar lebih bahagia dan saling berkasih sayang berikut:

  • Rumah Tangga bagaikan Bahtera yang kokoh. Rumah tangga, harus dibangun atas dasar taqwa, cinta, suka sama suka dan didukung dengan kedua belah pihak keluarga yang merestui serta mengharapkan ridho Ilahi. Selain itu, harus mempunyai niat dan kebulatan tekad untuk berumah tangga atas dasar lillahita’ala, dengan ibadah (sholat) – Insya Allah, rumah tangga akan kokoh. Berumah tangga itu sendiri juga sebagai perilaku ibadah kepada Allah dan menjalankan sunnah Nabi sholullahu’alaiwasaalam.

 

  • Hati Manusia ibarat sebuah mesin yang bagus.Sepasang Suami istri harus punya tujuan yang sama. Ketahuilah bahwasanya berumah tangga bukan untuk hanya sekedar melepas nafsu birahi, melainkan harus memiliki tujuan untuk mencetak generasi-generasi bangsa yang baik, kuat dan tanggung serta bertaqwa kepada Allah swt. Tanpa punya perasaan sehati, mungkin saja tujuan tidak akan tercapai. Maka dengan dasar ini, suami istri harus tahun kepribadian masing-masing dan inilah yang dinamakan ta’aruf.

Milikilah Akhlak Mulia diantara kalian berdua suami istri.

Akhlak Ibarat Bahan bakar bahtera rumah tangga. Dalam berumah tangga, apabila hanya berbekal atau memiliki cinta dan perasaan saja, tanpa dibekali dan atau dibarengi dengan akhlak mulia, jangan berandai-andai untuk dapat menguasai medan perjuangan yang berat itu.

Akhlak adalah pondasi utama dalam beragama, kata Abul Atahiyah : ليست الدنيا الا بدين وليس الدين الابمكارم الاخلاق , artinya ”tidaklah dikatakan dunia kecuali dengan agama dan tidaklah dikatakan agama kecuali dengan akhlak mulia”. Maka bangunlah rumah tangga dengan akhlak yang mulia.

Akhlak sebagi pondasi utama untuk membangun rumah tangga. Prinsip dan Penerapan akhlak adalah dengan saling menghargai, menghormati, menyayangi, penuh dengan senyum. Inilah sifat yang sangat di senangi oleh Rasullah Sholullahu’alaiwassalam. dinamakanlah sifat ini “Tabassum”.

Jadikanlah Al Qur’an dan Hadits Shohih sebagai Peta dalam Mengarungi Rumah Tangga menuju Kehidupan suami istri yang Bahagia.

Al Qur’an dan hadits dijadikan sebagai pedoman agar tidak tersesat dalam perjalanan dan ketika menemukan kesulitan, keresahaan, bacalah al-Qur’an dan kemudian kembalikan atau pasrah kepada Allah.

Suami dan istri harus saling mengingatkan dan ta’awun atau kerjasama dalam menghadapi kesulitan hidup. Semua persoalan harus diselesaikan berdua dan selalu pasrah kepada Allah. Dalam Hal Ini Imam Al Baihaki pernah berkata, ان ذ كرالله شفاء , ingat pada Allah sebagai obat, dan وان ذكرالناس داء ingat pada manusia penyakit.

Jadilah Kalian suami Istri yang Saling Menasehati dalam Kebenaran dan Kesabaran.

Suami istri harus berani dan mau saling memberikan nasehat kebaikan, Karena nasehat merupakan Perlengkapan yang kalian bawa dalam perjalanan membina rumah tangga.

Menikah adalah sebagian dari Kesempurnaan Agama, dan Agama adalah nasehat. Maka jika terjadi suatu permasalahan dalam suami istri kembalikanlah kepada ajaran Agama islam agar lebih mudah diselesaikan dengan benar.

Adalah hal yang wajar bila diata suami istri yang saling mencintai dengan sepenuh hati akan ada kesalahpahaman didalamnya karena rasa cinta yang dilandasi dengan hati yang tulus.Maka dianjurkan agar suami istri berani dan mau untuk saling mengingatkan satu sama lain dalam kesabaran dan kebaikan. terlebih bila salah satu melakukan hal yang membuat Allah benci maka segeralah untuk diberikan nasehat secara hikmah penuh cinta.
Untuk Para Suami Jalankanlah peranmu sebagai Nahkoda dengan baik
Dalam Membina Rumah tangga Peran Suami adalah sebagai nahkoda yang lihai. Maka diperlukan kepandaian dalam memainkan peranmu, Jadilah suami yang dapat menjadi panutan, cerdas melihat situasi, agar istri dan anak keturunamu atau orang yang bersamanya yang berperan sebagai penumpang merasa aman, tenang dan nyaman.

Seburuk Apapaun situasi dan kondisi yang dihadapi kamu sebagai suami tetaplah tenang, sabarlah dan berserah dirilah kepada Allha Ta’ala.

Tetaplah Kamu menjadi suami yang tenang untuk mencapai tujuan rumah tangga, maka secara perlahan-lahan tapi pasti badai pasti berlalu dan kamu akan melihat seluruh penumpang akan memberikan rasa hormat serta menghargai kamu sebagai Nahkoda dalam keluarga.

Percayalah wahai Para suami, Penghargaan itu akan datang dengan sendirinya dari penumpang Bahtera yang kamu kendalikan, mungkin saja penghargaan itu akan berupa ucapan terima kasih, mungkin ciuman, pelukan, bahkan dengan kepasrahan diri penumpang dan penumpang tersebut tiada lain adalah istri.

Berusaha, berdoa’a dan bertawakalah kepada Allah Ta’ala dengan sebenar – benarnya.

Menikah Bukan hanya soal hidup berdua saja, melainkan ada perjuangan berdua yang saling menduduki perannya masing-masing sebagai suami istri.

وابتغ فيما اتاك الله الدار الأخرة ولا تنس نصيبك من الدونيا وأحسن كما احسن الله إليك

Artinya:

Carilah anugrah Allah untuk kehidupan akhirat, tetapi jangan lupa nasib(bagian)mu untuk kehidupan dunia dan berbuat baiklah sebagaimana Allah berbuat baik padamu.

Tidak cukup untuk mengarungi rumah tangga hanya bermodalkan cinta saja, apakah kalian ingin makan cinta berdua selamanya? tentu saja. Diperlukan usaha dan kerja keras dengan cara yang baik serta melalui proses yang baik dan halal agar apa yang masuk kedalam rumah tanggamu mendapatkan keberkahan serta Ridho dari Allah Ta’ala.

Iringi setiap usaha dengan Do’a dan berserah kepada-NYA perihal hasil, Karena usaha atau bekerja tanpa do’a akan sia-sia, dan begitu juga sebaliknya do’a tanpa usaha atau bekerja adalah mimpi atau angan-angan belaka.

Suami harus berusaha mencari nafkah untuk menghidupi istrinya. Suami dan istri harus dapat bekerja sama untuk melindungi perjalanan yang panjang, seorang suami tahu kebutuhan istri dan begitu sebaliknya istri tahu kebutuhan suami. Dengan demikian, akan terbangun sikap saling menghargai dan toleransi dalam berumah tangga.

Maka Dari Rangakaian Mutiara Kata Islam tentang suami istri diatas jadikanlah sebagai pondasi yang kokoh dalam keluarga kalian.

Simak juga suara hati seorang suami yang sangat mencintai istrinya karena Allah pada video berikut ini.

Mengarungi rumah tangga ibarat mengarungi perjalanan di samudera luas dengan Bahtera cinta diantara suami istri, diamana ketika hendak berlayar diperlukan empat hal utama: Bahtera, Mesin yang bagus, Memiliki Bahan bakar yang cukup, Memiliki Peta perjalanan, peratalan dan perlengkapan, Ada nahkoda yang pandai mengendalikan bahtera dengan usaha serta do’a dan berserah kepada Allah Ta’ala demi kelancarab perjalanan di laut lepas.

Baca Juga: Nasehat Cinta Buat Para Calon Istri Sholehah

Semoga Untaian nasehat Mutiara kata islam tentang Suami istri yang juga sekaligus sebagai bentuk nasehat rumah tangga ini bisa menjadi Inspirasi dan Motivasi agar tetap melakukan yang terbaik dalam membina kehidupan rumah Tangga yang bahagia, Sakinah mawahdah Warohmah…

…Sekian Mutiara Kata islam ini dan Wassalamu’alaikum….

Kata Kata Mutiara Islami Penggugah Jiwa yang Gersang

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.