Muslim Wajib Tahu Ini, Perintah Dalam Al Qur’an Agar Kita Selalu Menjadi Manusia yang Jujur – Sebarkan!

0
512

Jujurlah Walaupun itu Pahit bagimu, berkata jujurlah walaupun nyawamu harus menjadi taruhannya.

Manusia Juju Hidup Dalam Kejujuran

Kejujuran adalah sikap dan sifat para Nabi Allah Ta’ala yang mulia, dengan kejujuran seseorang tidak akan merasakan kegundahan dalam hatinya, kejujuran akan selalu membawa seseorang melangkah dalam jalur kebaikan dselama hidupnya di dunia sehingga berakhir dengan keindahan mendapatkan Syurga yang dijanjikan oleh Allah Ta’ala.

Orang yang Sulit untuk berkata dan berlaku jujur akan sulit pula untuk mendapatkan dan menerima kebenaran dalam hatinya, karena kejujuran adalah kunci kebahagiaan hati. orang yang senantiasa jujur tidak akan pernah takut kehidupannya di asingkan oleh manusia lain, karena dia percaya pada janji Allah yang memuliakan setiap hambaNYA yang jujur dalam perkataan dan perbuatan.

Jujur memang sebuah kata yang mudah di ucapkan tapi begitu sukar untuk di lakukan bagi hati yang jauh dari mengingat Allah ta’ala. padahal seandainya seseorang ingin dan memiliki kemauan untuk meresapi serta tunduk pada perintah Allah Ta’ala selama di dunia, tidak akan pernah kawatir dengan kehidupan dirinya selama di dunia. banyak sekali Ayat – Ayat dalam Al Qur’an yang memerintahkan kepada seseorang untuk senantiasa berkata dan berlaku jujur agar nikmat Allah senantiasa bersamanya baik di dunia dan diakhirat. berikut ini beberapa Ayat suci Al Qur’an yang berbicara mengenai kejujuran, silahkan untuk dihapal, di amalkan dan juga di pelajari tafsirnya bersama para ustadz yang memiliki ilmu dengan pemahaman yang benar agar apa yang terkandung di dalamnya mendapatkan penafsiran yang sesuai dengan perintah Allah dan Rasul-NYA.

 

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَكُونُوا۟ مَعَ ٱلصَّٰدِقِينَ

Artinya:
Hai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar. – QS. At-Taubah [9] : 119

وَمَن يُطِعِ ٱللَّهَ وَٱلرَّسُولَ فَأُو۟لَٰٓئِكَ مَعَ ٱلَّذِينَ أَنْعَمَ ٱللَّهُ عَلَيْهِم مِّنَ ٱلنَّبِيِّۦنَ وَٱلصِّدِّيقِينَ وَٱلشُّهَدَآءِ وَٱلصَّٰلِحِينَ ۚ وَحَسُنَ أُو۟لَٰٓئِكَ رَفِيقًا

Artinya:
Dan barangsiapa yang mentaati Allah dan Rasul(Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: Nabi-nabi, para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya. – QS. An-Nisa’ [4] : 69

إِنَّ ٱلْمُسْلِمِينَ وَٱلْمُسْلِمَٰتِ وَٱلْمُؤْمِنِينَ وَٱلْمُؤْمِنَٰتِ وَٱلْقَٰنِتِينَ وَٱلْقَٰنِتَٰتِ وَٱلصَّٰدِقِينَ وَٱلصَّٰدِقَٰتِ وَٱلصَّٰبِرِينَ وَٱلصَّٰبِرَٰتِ وَٱلْخَٰشِعِينَ وَٱلْخَٰشِعَٰتِ وَٱلْمُتَصَدِّقِينَ وَٱلْمُتَصَدِّقَٰتِ وَٱلصَّٰٓئِمِينَ وَٱلصَّٰٓئِمَٰتِ وَٱلْحَٰفِظِينَ فُرُوجَهُمْ وَٱلْحَٰفِظَٰتِ وَٱلذَّٰكِرِينَ ٱللَّهَ كَثِيرًا وَٱلذَّٰكِرَٰتِ أَعَدَّ ٱللَّهُ لَهُم مَّغْفِرَةً وَأَجْرًاعَظِيمًا

Artinya:
Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyu’, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar. – QS. Al-‘Ahzab [33] : 35.

وَٱذْكُرْ فِى ٱلْكِتَٰبِ إِدْرِيسَ ۚ إِنَّهُۥ كَانَ صِدِّيقًا نَّبِيًّا

Artinya:
Dan ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka, kisah) Idris (yang tersebut) di dalam Al Quran. Sesungguhnya ia adalah seorang yang sangat membenarkan dan seorang nabi. – QS. Maryam [19] : 56.

إِنَّمَا يَفۡتَرِى ٱلۡكَذِبَ ٱلَّذِينَ لَا يُؤۡمِنُونَ بِـَٔايَـٰتِ ٱللَّهِ‌ۖ وَأُوْلَـٰٓٮِٕكَ هُمُ ٱلۡڪَـٰذِبُونَ

Artinya:
Sesungguhnya yang mengada-adakan kebohongan, hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah, dan mereka Itulah orang-orang pendusta. – Qs. An Nahl [16] : 105.

وَيَوۡمَ ٱلۡقِيَـٰمَةِ تَرَى ٱلَّذِينَ كَذَبُواْ عَلَى ٱللَّهِ وُجُوهُهُم مُّسۡوَدَّةٌ‌ۚ أَلَيۡسَ فِى جَهَنَّمَ مَثۡوً۬ى لِّلۡمُتَكَبِّرِين

Artinya:
Dan pada hari kiamat kamu akan melihat orang-orang yang berbuat Dusta terhadap Allah, mukanya menjadi hitam. Bukankah dalam neraka Jahannam itu ada tempat bagi orang-orang yang menyombongkan diri?. – Az-Zumar [39] : 60.

ـٰٓأَيُّہَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَقُولُواْ قَوۡلاً۬ سَدِيدً۬ا (٧٠) يُصۡلِحۡ لَكُمۡ أَعۡمَـٰلَكُمۡ وَيَغۡفِرۡ لَكُمۡ ذُنُوبَكُمۡۗ وَمَن يُطِعِ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُ ۥ فَقَدۡ فَازَ فَوۡزًا عَظِيمًا

Artinya:
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar, (70) niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa menta’ati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar. (71) – Q.s. Al Ahzab [33] : 70 -71.

يَـٰٓأَيُّہَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ لِمَ تَقُولُونَ مَا لَا تَفۡعَلُونَ (٢) ڪَبُرَ مَقۡتًا عِندَ ٱللَّهِ أَن تَقُولُواْ مَا لَا تَفۡعَلُونَ

Artinya:
Hai orang-orang yang beriman, mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat? (2) Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tiada kamu kerjakan. (3) – Q.s. As-Shaff [61]:2-3.

وَأَوۡفُواْ بِعَهۡدِ ٱللَّهِ إِذَا عَـٰهَدتُّمۡ وَلَا تَنقُضُواْ ٱلۡأَيۡمَـٰنَ بَعۡدَ تَوۡڪِيدِهَا وَقَدۡ جَعَلۡتُمُ ٱللَّهَ عَلَيۡڪُمۡ كَفِيلاً‌ۚ إِنَّ ٱللَّهَ يَعۡلَمُ مَا تَفۡعَلُون

Artinya:
Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu berjanji dan janganlah kamu membatalkan sumpah-sumpah [mu] itu, sesudah meneguhkannya, sedang kamu telah menjadikan Allah sebagai saksimu [terhadap sumpah-sumpah itu]. Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang kamu perbuat. – Q.s. An-Nahl [16] : 91.

وَلَا تَقۡرَبُواْ مَالَ ٱلۡيَتِيمِ إِلَّا بِٱلَّتِى هِىَ أَحۡسَنُ حَتَّىٰ يَبۡلُغَ أَشُدَّهُ ۥ‌ۚ وَأَوۡفُواْ بِٱلۡعَهۡدِ‌ۖ إِنَّ ٱلۡعَهۡدَ كَانَ مَسۡـُٔولاً

Artinya:
Dan janganlah kamu mendekati harta anak yatim, kecuali dengan cara yang lebih baik [bermanfa’at] sampai ia dewasa dan penuhilah janji; sesungguhnya janji itu pasti diminta pertanggunganjawabnya. – Q.s Al-Isra [17] : 34.

قُلۡ أَؤُنَبِّئُكُم بِخَيۡرٍ۬ مِّن ذَٲلِڪُمۡ‌ۚ لِلَّذِينَ ٱتَّقَوۡاْ عِندَ رَبِّهِمۡ جَنَّـٰتٌ۬ تَجۡرِى مِن تَحۡتِهَا ٱلۡأَنۡهَـٰرُ خَـٰلِدِينَ فِيهَا وَأَزۡوَٲجٌ۬ مُّطَهَّرَةٌ۬ وَرِضۡوَٲنٌ۬ مِّنَ ٱللَّهِ‌ۗ وَٱللَّهُ بَصِيرُۢ بِٱلۡعِبَادِ (١٥) ٱلَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَآ إِنَّنَآ ءَامَنَّا فَٱغۡفِرۡ لَنَا ذُنُوبَنَا وَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ (١٦) ٱلصَّـٰبِرِينَ وَٱلصَّـٰدِقِينَ وَٱلۡقَـٰنِتِينَ وَٱلۡمُنفِقِينَ وَٱلۡمُسۡتَغۡفِرِينَ بِٱلۡأَسۡحَارِ

Artinya:
Katakanlah: “Inginkah aku kabarkan kepadamu apa yang lebih baik dari yang demikian itu?” Untuk orang-orang yang bertakwa [kepada Allah], pada sisi Tuhan mereka ada surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya. Dan [mereka dikaruniai] isteri-isteri yang disucikan serta keridhaan Allah: Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya. (15) [Yaitu] orang-orang yang berdo’a: “Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah beriman, maka ampunilah segala dosa kami dan peliharalah kami dari siksa neraka,” (16) [yaitu] orang-orang yang sabar, yang benar, yang tetap ta’at, yang menafkahkan hartanya [di jalan Allah], dan yang memohon ampun di waktu sahur. (17) – Q.s. Ali Imran [3] : 15 – 17.

ٱلۡيَوۡمَ أُحِلَّ لَكُمُ ٱلطَّيِّبَـٰتُ‌ۖ وَطَعَامُ ٱلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلۡكِتَـٰبَ حِلٌّ۬ لَّكُمۡ وَطَعَامُكُمۡ حِلٌّ۬ لَّهُمۡ‌ۖ وَٱلۡمُحۡصَنَـٰتُ مِنَ ٱلۡمُؤۡمِنَـٰتِ وَٱلۡمُحۡصَنَـٰتُ مِنَ ٱلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلۡكِتَـٰبَ مِن قَبۡلِكُمۡ إِذَآ ءَاتَيۡتُمُوهُنَّ أُجُورَهُنَّ مُحۡصِنِينَ غَيۡرَ مُسَـٰفِحِينَ وَلَا مُتَّخِذِىٓ أَخۡدَانٍ۬‌ۗ وَمَن يَكۡفُرۡ بِٱلۡإِيمَـٰنِ فَقَدۡ حَبِطَ عَمَلُهُ ۥ وَهُوَ فِى ٱلۡأَخِرَةِ مِنَ ٱلۡخَـٰسِرِينَ

Artinya:
Pada hari ini dihalalkan bagimu yang baik-baik. Makanan [sembelihan] orang-orang yang diberi Al Kitab itu halal bagimu, dan makanan kamu halal pula bagi mereka. [Dan dihalalkan mengawini] wanita-wanita yang menjaga kehormatan [9] di antara wanita-wanita yang beriman dan wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara orang-orang yang diberi Al Kitab sebelum kamu, bila kamu telah membayar maskawin mereka dengan maksud menikahinya, tidak dengan maksud berzina dan tidak [pula] menjadikannya gundik-gundik. Barangsiapa yang kafir sesudah beriman [tidak menerima hukum-hukum Islam] maka hapuslah amalannya dan ia di hari akhirat termasuk orang-orang merugi.(5) – Q.s. Al Maidah [5] : 5.

Itulah beberapa Ayat – Ayat dalam Al Qur’an yang membahas tentang kejujuran, baik berupa perintah, hadiah bagi orang yang jujur maupun Azab bagi yang tidak jujur. sementara untuk hadist – hadist Shohih yang berbicara mengenai kejujuran untuk saat ini kami tidak bisa menghadirkannya dalam kesempatan kali ini, InsyaAllah dalam tulisan berikutnya kita akan berikan hadist Rasulullah Sholullahi ‘alaiwassalam yang shohih mengenai kejujuran.

Untuk tulisan Arab yang tertera kami sarankan anda untuk kembali merujuk pada Al Qur’an langsung ketika hendak menghapal atau membacanya karena kami tidak menjamin tetap sempurna tulisannya diakibatkan Font google yang terkadang tidak support untuk menuliskan Huruf Arab Langsung.

Baca Juga: Kata Mutiara Islami Penggugah Jiwa Yang Gersang

Semoga adanya tulisan ini bisa membawa banyak manfaat bagi kita semua, terutama untuk mendidik diri kita sendiri, keluarga, orang lain agar senantiasa jujur dalam segala hal demi meraih Keridhoan dari Allah ta’ala. Silahkan disebar agar membawa banyak manfaat bagi muslim lainnya dan semoga Amal anda walau hanya satu akli share bisa diterima disisi Allah Ta’ala, Aamiinn.

*** Tolong Bantu bagikan atau sebarkan… Kita semua sudah tahu betapa besar pahala menyebar dan menyampaikan Firman  Allah Ta’ala… walau hanya sekali share semoga menjadi catatan bagi kita, dan bebaslah kewajibab Kita untuk menyampaikannya kepada saudara/i muslim lainnya apa yang telah kita ketahui.

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.