Merasa Takut Menjalankan Bisnis? Ini Kata Bos Go-Jek

0
477

Nesehat Dari Bos GO – Jek Bagi yang Masih Takut Menjalankan Bisnis

Solusi Menjalankan Bisnis Dari Bos Go-Jek
CEO Go-Jek Nadiem Makarim

Bangtohir.Com – Ketatnya persaingan bisnis di Era Digital ini memang memerlukan strategi dan keahlian yang tidak biasa bagi setiap pelaku bisnis, bahkan tak sedikit para pembisnis yang gulung tikar karena tidak mampu bersaing akibat tidak memiliki strategi baru untuk bisa terus maju membesarkan usahanya. but it’s oke, karena walau harus gulung tikar setidaknya sudah berani memulai serta bisa mengambil hikmah dari kegagalan dan bisa melakukan intropeksi diri untuk menemukan dimana letak kesalahan dan kekurangan sebelumnya agar bisa kembali bangkit dan tidak melakukan kesalahan yang sama.

Bagaimana dengan mereka yang sama sekali belum mulai berbisnis? apa sebenarnya alasan yang menjadi sebab sampai saat ini belum berani memulai mejalnkan bisnis? seringkali seseorang tidak mulai berbisnis bukan soal modal, bukan soal tidak mampu bersaing melainkan ada hal lain yang masih kuat mengikat dirinya untuk selalu menikmati zona nyamannya dan yang paling parah adalah ketika seseorang tidak mulai bisnis hanya karena TAKUT. ketakutan memang menjadi musuh besar bagi orang itu sendiri, karena siapa yang tidak mampu mengalahkan rasa takut dalam dirinya maka sampai kapanpun ia akan terus berjalan ditempat.

Bagi anda yang juga masih merasa takut untuk mulai menjalankan bisnis walau sekecil apapun, coba simak nasehat dari Bos GO-Jek berikut ini yang kami kutip dari laman detik.com, bagaimana agar bisa memaulai ditengah ketakutan anda.

CEO Go-Jek Nadiem Makarim menceritakan rasa takut yang menghinggapi semua orang bisa menjadi pendorong kemajuan. Hal ini ia rasakan saat menjalankan bisnis ojek online melalui bendera Go-Jek.

Kita maju karena ketakutan. Karena ketakutan kita sekarang jauh meninggalkan pesaing,” kata Nadiem dalam Acara d’Preneur Bersama CEO Go-Jek dan brodo di Menara Bank Mega, Jakarta, Rabu (26/8/2015).

Nadiem menyebut pihaknya melakukan investasi besar-besaran untuk menambah pengemudi hingga penerapan teknologi. Hal ini dipicu oleh adanya ketakutan soal keberadaan pesaing.

Pria lulusan Harvard University ini menyebut ketakutan tetap muncul dalam sebuah bisnis. Ketakutan bisa menjadi cara untuk lebih berhati-hati.

Jangan lupa, keberanian tetap ada ketakutan. Kalau kita nekat, nggak tahu risiko. Itu kebodohan makanya ketakutan dipakai sebagai menghitung risiko,” sebutnya.

Itulah solusi menjalankan bisnis ketika ketakutan sedang melanda dari seorang Bos Go-Jek dimana dengan ketakutan yang ada justru ia menjadi seorang pengusaha sukses dalam bisnis ojek online. karena ketakutan menjadi alasan baginya untuk berani memulai menjalankan bisnis, intinya Ketakutan merupakan anugerah untuk kita agar bisa menghitung resiko dari bisnis yang kita jalankan.

Baca Juga : 9 Cara Sukses Di Usia Muda yang Pernah dilakukan Para Milyader Kelas Dunia

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.