Mahasiswa Ini Nekat Lamar Putri Ulama Besar Saudi, Jawaban Ulama Tersebut Membuatnya Tercengang

0
641

Kisah Cinta Yang Indah Seorang Mahasiswa Melamar Putri Kesayangan Ulama besar

Mahasiswa Ini Nekat Lamar Putri Ulama Besar Saudi
Syaikh Dr. Khalid Al Mushlih

Kisah cinta seorang mahasiswa Saudi yang begitu indah kali ini Bang Tohir bagikan kembali untuk sahabat pembaca semuanya dimanapun berada. kisah keberanian seorang Mahasiswa mengungkapkan keinginan mulia untuk menyempurnakan sebagian dari Agamanya yaitu meminang seorang Putri Ulama besar Saudi. Ulama yang sampai hari ini Fatwa dan Ilmu menjadi rujukan pembelajaran Agama Islam diseluruh penjuru dunia, beliaulah Syeikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin Rahimahullah Ta’ala.

 

Berikut rangkaian kisah perjuangan cinta seorang pemuda dalam melawan ketakutan mengungkapkan keinginan besarnya bisa meminang putri seorang Ulama besar.

 

Suatu Hari Dalam kajiannya di Al Qashim, Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin, seorang ulama besar negeri Arab yang terkenal, pernah didatangi seorang pemuda bernama Khalid yang saat itu masih berstatus sebagai mahasiswa.

 

Setelahnya dari majelis muhadharah tersebut, beliau menghampiri Syaikh ‘Utsaimin yang hendak pulang ke rumah. Syaikh ‘Utsaimin selalu berjalan kaki dari rumah ke tempat kajian begitu pula sebaliknya. Di tengah jalan pemuda itu nekat memberanikan diri untuk bertanya, “Syaikh, apakah Anda mempunyai anak perempuan?

 

Ketika mendengar pertanyaan pemuda tersebut, Syaikh ‘Utsaimin berubah mimik mukanya dan bertanya, “Ada apa akhi?

 

Pemuda itu menjawab, “Kalau ada, saya berniat meminangnya, bolehkah saya meminangnya?”

 

Lalu apa yang dilakukan Syaikh ‘Utsaimin? Apakah beliau bertanya usaha bapak kamu apa? Kamu sudah hafal hadits berapa? Sebelumnya kamu lulusan apa? Gaji kamu berapa? Tabungan kamu berapa? Bahkan Syaikh ‘Utsaimin tidak memberikan sebuah pertanyaan apapun kepada pemuda ini, Syaikh ‘Utsaimin hanya berkata, “Tunggulah kabar dariku, In sya Allah akan aku telepon…”

 

Lalu dalam hari-hari penantian kabar tersebut, pemuda ini mengalami kegelisahan juga, satu hari berlalu, dua hari berlalu, hingga sepekan berlalu. Ia bertanya dalam hati, “Apakah Syaikh lupa ya, perlukah saya mengingatkannya?”

 

Namun, pemuda ini teringat perkataan Syaikh yang menyuruhnya menunggu. Hingga akhirnya sebulan setelah peristiwa itu ada telepon yang dialamatkan ke asrama. Namun kebetulan pemuda itu sedang kuliah.

 

Akhirnya dari pihak asrama menyampaikan ke pemuda ini bahwa beliau dicari oleh Syaikh ‘Utsaimin. Dalam hati dia bertanya, “Kenapa ya Syaikh ‘Utsaimin mencariku?

 

Ternyata pemuda ini sudah agak pesimis dan bahkan agak melupakan tentang permintaannya.

 

Ketika beliau melepon Syaikh ‘Utsaimin, beliau bertanya, “Ada apa Syaikh?

 

Syeikh ‘Utsaimin : “Aku ingin melanjutkan pembicaraan kita waktu itu akhi?

 

Pemuda : “Pembicaraan yang mana, Syaikh?

 

Syeikh ‘Utsaimin : “Pembicaraan ketika kamu menyusul saya di jalan. Akhi, silahkan kamu lanjutkan prosesnya..”

 

Pemuda itupun terkejut, ternyata Syaikh ‘Utsaimin masih mengingatnya dan beliaupun akhirnya membalas pernyataan Syaikh ‘Utsaimin dengan terbata-bata, “Syaikh, perkenankan saya mengabari orang tua saya terlebih dahulu untuk kelanjutannya…

 

Silahkan akhi, saya tunggu kedatangan kalian…” Jawab Syeikh Kembali.

 

Ternyata pemuda yang bermodal nekat ini juga belum memberitahukan orang tuanya kalau beliau hendak melamar anak Syaikh ‘Utsaimin.

 

Pertanyaannya adalah apa yang dilakukan Syaikh ‘Utsaimin selama satu bulan tersebut? Inilah adab ‘ulama yang harus dicontoh oleh wali seorang anak perempuan…

 

Syaikh ‘Utsaimin ternyata menyelidiki sendiri tentang pemuda ini, dari pergaulannya, bagaimana di mata teman-temannya, di mata gurunya, bagaimana keseriusan dalam belajarnya, prestasinya di kampus, latar belakang keluarganya. Itu beliau lakukan sendiri! Bukannya langsung ditanyakan kepada pemuda itu di tempat itu dan saat itu juga. Dan akhirnya setelah mengetahuinya dengan jelas, barulah beliau memutuskannya setelah bermusyawarah dengan keluarga beliau.

 

Tahukah Anda Siapa pemuda yang menjadi peran dalam kisah Cinta Nyata yang begitu Indah ini? pemuda tersebut adalah pria pada foto di atas, Beliau adalah Syaikh Dr. Khalid Al Mushlih yang saat ini menjadi salah satu ulama yang dikenal di negeri Arab. Subahannalh….

 

Semoga Kita semua bisa diberikan jodoh dan Keluarga yang Senantiasa menjaga perintah Allah serta menjauhi Larangannya agar tercipta generasi yang Sholeh dan Sholehah… keluarga yang Sakinah Mawahdah Warohmah… Cinta yang senantiasa bersemi dengan indah dibawah naungan Ridho dari Allah Ta’ala di dunia hingga Akhirat kelak Aamiinnn… Semoga Kisah ini bisa menjadi inspirasi bagi kita semua..

Sumber: Cahayamuslim | Headlineislam

Baca Juga:
Inilah Sosok Pemuda Hebat, Fariq Naik Putra Orator Ulung Perbandingan Agama Dr Zakir Naik

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.