Kisah Seorang Kakek Berusia 75 Tahun Meninggal Dalam Posisi Sujud

0
495

Seorang Kakek 75 Tahun Sebatang Kara Meninggal dalam Posisi Sujud

Seorang Kakek 75 Tahun Sebatang Kara Meninggal dalam Posisi Sujud

Bangtohir.com – Mendiang sang kakek bernama Kastubi (75), merupakan warga Lingkungan, Kelurahan Beru, Wlingi, ditemukan tewas di teras rumah dinas kepala Stasiun Wlingi, Senin (14/9/2015) pagi.

Ketika ditemukan oleh warga beliau dalam posisi seperti orang sedang sujud dengan menghadap kea rah Timur. Warga Yang menemukan adalah Sularsih (55), warga setempat, saat pulang dari belanja, dan melintas di depan rumah dinas tersebut. Kakek sudah lama hidup sebatangkara di Rumah dinas kepala Stasiun Wlingi yang sudah lama tak ditempati.

Saat melintas rumah dinas tersebut sularsih mencium bau tak enak. Begitu menoleh, ia melihat korban dalam keadaan tertidur, dengan posisi menungging. Awalnya Dikira tertidur, Sularsih memanggil-manggil karena tiap hari ia yang memberinya makan.

Korban itu tiap hari selalu berada di rumah itu, meski rumahnya dekat. Katanya, ia sudah tak punya keluarga. Tiap hari yang memberi makan, warga sekitar,” kata Kompol Hari Mujiarso, Kapolsek Wlingi.

Sampai kabar ini telah tersebar masih Belum diketahui penyebab kematian sang kakek, namun tak ditemukan bekas penganiayaan.

Kabar meninggalnya kakek sebatangkara ini sudah banyak beredar di media social, sehingga berbagai komentar haru disampaikan oleh para Netizen pada postingan kisah seorang kakek meninggal dalam keadaan sujud ini.

Gusti Allah itu maha agung… Orang yg terlunta lunta sebatangkara spt itu dianugerahi kesempatan utk meninggal dlm posisi bersujud utk menyerah pd kehendak Nya… Apakah kita yg dlm posisi relatif lebih baik dari ybs dapat dianugerahi kesempatan utk mati dlm keadaan ingat pd Nya… Walahualam…” tulis Arief dalam komentarnya.

Dari sekian komentar berdatangan terlihat kebanyakan netizen mendoakan semoga kakek ini mendapat tempat terindah disisi Allah Ta’ala.

“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun, ampuni ya ROBB semua salah dan dosa dan tempatkan pada tempat terbaik untuk beliau, aamiin.”

Semoga beliau benar-benar mendapatkan tempat istimewa di Akhirat, dan bagi kita semua, cukuplah kisah singkat ini menjadi Pelajaran dan pengingat bagi kita, betapa kematian itu tidak ada seorangpun yang mengathuinya kecuali Allah ta’ala yang Maha Berkendak. Kematian Tidak pandang Usia, jabatan dan paras seseorang, bila sudah saatnya maka taka da seorangpun yang mampu menjamin dan menunda kematian yang datang.

Baca Juga: Kisah Inspiratif : Alhamdulillah Istriku Adalah Semangat Perjuangan Hidupku

Semoga kita meninggal dalam keadaan Khusnul Khotimah serta dalam keadaan melakukan dan di tempat yang terbaik. Aamiin.

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.