Mau Kerja Di Google? Kamu Gak Harus Lulusan Universitas Ternama dan IPK Tinggi, Ini Kreteria Yang dicari

0
305

Google Tak Lagi Utamakan Lulusan dari Universitas Ternama dan Ber-IPK Tinggi dalam Merekrut Karyawan

Bangtohir.com – Siapa sih yang nggak pengen bergabung dengan Google? atau mau kerja di google? Sebuah perusahaan raksasa yang tumbuh kembangnya sudah tak bisa diragukan lagi. Kini, bahkan, Google semakin melebarkan sayapnya dalam hal memperbesar sekaligus memperluas jangkauan layanan Google. Dengan begitu, Google pun semakin banyak membutuhkan personel-personel baru unutk bergabung bersama tim mereka.

Itu menjadi tantangan khusus bagi Google, bahwa memilih personal yang cocok bergabung dengan Google. Mereka mau tak mau harus melakukan studi lebih dalam lagi untuk mempelajari siapa yang paling pantas dan ideal untuk kerja di google atau bergabung di sana. Masih banyak pandangan bahwa lulusan dari universitas terkemuka atau ternama dan memiliki IPK yang tinggi akan lebih dipertimbangkan untuk lolos di perusahaan. Tampaknya pandangan seperti itu sudah tidak berlaku bagi Google.

Karyawan Google

Lulusan Universitas ternama dengan IPK Tinggi Bukan Jaminan

Mereka tidak lagi memberikan jaminan bahwa lulusan dari universitas ternama dan ber-IPK tinggi akan lolos. Nyatanya, Google lebih mempertimbangkan hal lain dan membuang jauh sudut pandang tersebut. Bagi Google, untuk mendapatkan orang yang ideal, mereka akan mempertimbangkan hal lain, terkait dengan personality dan attitude para pelamar.

Tom Friedman dari The New York Times melakukan sebuah percakapan dengan Laszlo Bock selaku pimpinan divisi operasional Google. Dalam percakapan tersebut, Bock menceritakan dengan detail sosok seperti apa yang Google inginkan untuk bisa bergabung dengan mereka di perusahaannya. Bock menjelaskan dan menegaskan sekali lagi bahwa mereka sudah tidak melirik pelamar hanya dari predikat lulusan universitas mana pelamar tersebut. Menurutnya, para sarjana dari universitas terkemuka ditambah yang memiliki IPK tinggi seringkali (meskipun tidak selalu) melakukan kesalahan fatal dalam attitude mereka. Menurut Bock, pelamar tersebut lebih banyak yang terbukti kurang memiliki kerendahan hati dan kurang memiliki sifat mengalah di bidang intelektual.

Hal itu senada dengan apa yang dikatakan oleh Megan McArdle. Menurutnya , para penulis seringkali menjadi bermalas-malasan karena mereka merasa terlalu mudah ketika mengerjakan tugas bahasa Inggris dan mendapatkan nilai A dari kerja kerasnya tersebut. Hal itu menjadikan mereka terlalu bangga dengan kelebihan yang ada pada mereka dan tidak sadar atas kekurangan mereka. Padahal, mereka tau bahwa tidak ada manusia yang sempurna.

Syarat Keterima Kerja Di Google

Personality dan Attitude yang Baik lebih Untama

Oleh karena itu, Google lebih mengutamakan untuk mencari pelamar yang memiliki personality yang baik dan juga attitude yang baik. Mereka kini tengah gencar mencari orang-orang yang memiliki kerendahatan hati untuk mengalah dan mengakui keunggulan orang lain jika memang orang tersebut lebih unggul darinya. Jika ada ide orang lain yang lebih baik, dia mau menerimanya dan mendukungnya tanpa bersikukuh pada pendapat atau idenya. Menurut Bock, sifat rendah hati seperti itu sangat penting untuk menentukan kesuksesan seseorang dan terlihat bahwa mereka mau belajar atau tidak.

Gagal bukanlah momok yang besar. Dari kegagalan itu, mereka menyadari bahwa masih ada yang kurang dalam diri mereka sehingga mereka tidak menutup mata dengan keunggulan dari orang lain. Personality seperti itulah yang sedang diincar oleh Google. Orang-orang yang rendah hati seperti itu akan terus berproses menjadi lebih baik dan bisa bekerja sama menuju arah yang lebih baik. Sebaliknya, orang yang tidka memiliki sikap rendah hati, mereka akan selalu merasa dirinyalah yang paling baik.

Orang-orang seperti itu akan sulit menerima keunggulan orang lain dan hanya mengakui kecemerlangan dirinya. Ketika mendapatkan kesuksesan, dia akan mengelu-elukan diri mereka sendiri. Sementara ketika mendapati kegagalan, mereka akan mencari kambing hitam dengan mempersalahkan orang atau pihak lain. Dia tidak mau melihat kekurangannya. Itulah yang membuat mereka tidak berkembang atau maju.

Karyawati Google Cantik

Jadi, tidak salah jika Google lebih mengutamakan personality yang baik. Selain itu, ada hal menarik lainnnya yang juga menjadi pertimbangan Google. Kini, mereka sedang berburu orang-orang yang berbakat namun belum bisa menikmati bangku kuliah. Jadi, bangku kuliah bukan menjadi salah satunya hal penting yang dilihat Google. Bock bahkan menceritakan bahwa saat ini ada banyak orang yang berbakat namun tidak memiliki kesempatan menikmati bangku kuliah atau menyelesaikannya. Justru orang berbakat seperti itulah yang sedang dicari Google. Profil mereka luar biasa di mata Google.

Terkait pandangan tersebut, Bock juga menambahkan informasi bahwa kesuksesan dalam bidang akademis tidak selalu menjamin mereka bisa menjalankan tugas dengan baik. Bagi Bock atau Google, IQ atau kecerdasan tidak lebih penting daripada kemauan belajar untuk terus berproses menjadi lebih baik. Oleh karena itu, Google kini lebih mengedepankan kemampuan kognitif daripada sekadar IQ saja.

Sekarang bagi kamu yang punya abisi atau cita-cita ingin kerja di google, jangan lagi pusing akan berapa nilai IPK dan lulusan dari mana kamu. Karena bagi google lulusan dari mana dan berapa IPK-nya bukanlah hal utama dalam merekrut karyawan/i untuk bisa diterima dan bergabung dengan mereka.

loading...

LEAVE A REPLY