Jadilah Apapun Yang Kamu Mau, Tapi Jangan Pernah Lupa Siapa Dirimu

0
801

Silahkan Menjadi Apapun Yang Engkau Mau Tapi Jangan Pernah Lupa Jati Dirimu

Jadilah Apapun Yang Kamu Mau

Teringat akan pesan dari Ayah Tercinta di hari pertamakali memutuskan untuk pergi merantau,

 

Nak… Ayah tidak akan membatasi kamu mau jadi apa kelak jika sudah besar, silahkan jadilah apapun yang kamu impikan jangan pernah kamu lupakan nak’ Di atas langit masih ada langit, jika berada di atas jangan pernah menutup mata untuk melihat kebawah, yang lebih penting lagi jangan sampai kamu lupa sedetikpun bahwa Apapun yang terjadi pada dirimu sekecil apapun itu semuanya atas kehendak dan Alloh Ta’ala. Jika DIA sudah berkehendak maka sangat mudah sekali baginya semudah membalikan telapak tangan….

 

Sahabat saya yang baik hatinya… pesan diatas adalah apa yang disampaikan oleh seorang Ayah kepada Anaknya dengan di iringi oleh tetesan Air Mata yang bersumber dari suara hati yang penuh dengan keihklasan serta harapan besar adanya kebaikan yang tumbuh dalam jiwa anak tercintanya.

 

Saya yakin anda juga sudah sangat sering sekali mendengar dan membaca kalimat dengan nada serupa dan sama seperti pesan diatas, hanya saja yang membedakannya diantara kita adalah cara menyampaikan dan menerima pesan tersebut.

 

Dunia tidak pernah membatasi sejauh mana keinginan kita, bahkan jalan untuk meraih apapun yang kita inginkan terbuka begitu lebar, tapi apakah kita menyadari akan terbukanya pintu tersebut atau mungkin kita hanya seperti sebuah patung yang sepertinya terlihat menatap namun hanyalah tatapan semua belaka tanapa membawa arti apa – apa. Jika demikian adanya terjadi pada anda, segeralah sadarkan diri anda dari lamunan panjang yang tidak ada artinya sama sekali.

 

Sahabat saya yang baik hatinya, anda, saya dan kita semua tentunya memiliki harapan besar dalam hidup ini, tapi yang ingin kita bicarakan kali ini adalah seperti apakah diri kita ketika sudah meraih apa yang kita inginkan.

 

Banyak sekalian kejadian nyata dalam keseharian kita saat ini dan mungkin akan terus berlanjut jika tidak disadari secepat mungkin, betapa banyak manusia – anusia yang hidupnya serba kecukupan namun mereka tidak pernah mau mengingat masa – masa sulit mereka sehingga ketika melihat kebawah selalu menutup mata dengan begitu rapatnya. Tidak ada sedikitpun belas kasihan untuk membantu kaum yang lemah, dengan harta yang mereka miliki bereka begitu angkuhnya berjalan dimuka bumi ini seolah – olah dunia ini hanya disediakan untuk dirinya sendiri.

 

Oke maafkan saya jika terlalu berkata kasar, tapi dengan harapan besar dari hati yang paling dalam ini saya ingin menyampaikan kembali semoga bisa mengingatkan kita semua akan siapa diri kita yang sebenarnya, silahkan hidup dengan apa yang kita inginkan tapi tetaplah melihat ke atas kita, supaya sadar akan betapa masih begitu banyak kekurangan dalam diri kita di bandingkan mereka yang berada di atas kita.

 

Begitu juga ketika kita sudah merasa besar jangan pernah untuk lupa melihat kebawah dengan mata batin yang terbuka lebar agar kita menyadari betapa begitu sulitnya hidup mereka yang berada di bawah kita agar ada rasa kemanusiaan untuk ikhlas memberikan bantuan dan bisa mengingatkan kita kemabli kemasa lalu yang begitu sulitnya hidup ini.

 

Hidup ini terlalu sempit jika di jalani dengan penuh kesombongan dan keangkuhan, begitu sulitnya hati ini untuk berbahagia jika kita menutup diri dari kesulitan hidup orang lain, itu mengapa kita sering melihat begitu sulitnya mereka yang kelihatannya memiliki apapun yang mereka ingin seperti uang dan harta tapi hidupnya begitu tersiksa tidak pernah merasakan kebahagiaan. Karena kebahagiaan tidak bisa di tukar dengan harta berapapun nilainya, kenahagiaan tidak pernah bisa di beli dengan berapapun jumlah uang yang kita punya, tapi kebahagiaan bisa ditemukan di hati – hati mereka yang saat ini dalam kesusahan lalu kita dengan penuh keihklasan membantu mereka.

 

Jadilah apapun yang engkau mau sahabatku tapi jangan pernah lupa jika kelak engkau berhasil meraihnya untuk mengingat masa sulitmu, jangan pernah lupa bahwa hidup ini tidak ada yang pantas untuk disombongkan di hadapan Tuhan Yang Maha Kaya Memiliki Segalanya.

 

Jangan sampai kita lupa bahwa jika Tuhan berkehendak untuk mencabut kembali terhadap nikmat yang ada pada diri kita dan apa yang kita punya saat ini, semuanya semudah mengedipkan mata. Akan sia – sia perjuangan bertahun – tahun kita dalam waktu sekejap mata hanya karena kita lupa akan jati diri kita siapa dari mana kita di ciptakan.

 

Bersyukurlah saat ini kita masih di berikan kesempatan untuk memperbaiki kesalahan diri, karena tidak ada yang terlambat untuk di perbaharui sebelum nafas berada di tenggorokan. Selamat berjuang dan menebar kebaikan dengan apa yang kita miliki sebagai ladang menui pahala Pasif Income untuk kebahagiaan di Akhirat kelak.

 

Baca Juga:
9 Cara Sukses Di Usia Muda Yang Pernah Dilakukan Para Milyader kelas Dunia

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.