Istilah-Istilah dalam Investasi Reksadana Bank Mandiri

0
27
Istilah dalam Investasi Reksadana Bank Mandiri
Memahami istilah-Istilah dalam Investasi Reksadana Bank Mandiri

Dalam dunia investasi, Anda perlu mengerti istilah-istilah yang terkait dengan investasi. Artikel kali ini, kita akan membahas istilah-istilah yang sering digunakan dalam dunia investasi Bank Mandiri. Bank Mandiri, yang merupakan agen penjual reksadana di BAPEPAM-LK (Badan Pasar Modal & Lembaga Keuangan). Yuk, simak ulasan di bawah ini agar Anda lebih mudah memahami istilah-istilah dalam investasi reksadana Bank Mandiri.

1. Reksadana Mutual Fund

Reksadana merupakan tempat yang digunakan untuk menghimpun dana atau modal yang berasal dari masyarakat untuk diinvestasikan di dalam Portofolio Efek oleh Manajer Investasi. Nah, berikut ini jenis-jenis reksadana yang sering digunakan:

  • Reksadana Konvensional

Reksadana konvensional sering disebut sebagai reksadana biasa, yang bisa dijual belikan kepada investor. Reksadana konvensional terdiri dari:

  • Reksadana Pasar Uang. Merupakan reksadana yang melakukan investasi pada efek yang bersifat uang dengan jangka waktu kurang dari 1 tahun.
  • Reksadana Pendapatan Tetap. Merupakan reksadana yang melakukan investasi sekurang-kurangnya 80% dari aktiva yang dimiliki dengan bentuk Efek yang bersifat hutang.
  • Reksadana Saham. Merupakan reksadana yang melakukan investasi minimal 80% dari aktiva dalam Efek bersifat Ekuitas.
  • Reksadana Campuran. Merupakan reksadana yang dapat melakukan investasi dalam efek yang bersifat Ekuitas dan Hutang dengan perbandingan yang tidak termasuk dalam reksadana pendapatan tetap maupun reksadana saham.
  • Reksadana Terstruktur

Reksadana terstruktur merupakan jenis reksadana yang bisa dibeli maupun dijual kembali kepada investor pada saat tertentu, seperti yang telah ditetapkan Manajer Investasi. Beberapa jenis reksadana terstruktur yakni:

  • Reksadana Terproteksi. Merupakan jenis reksadana terstruktur yang memberikan proteksi dari investasi awal oleh investor melalui prosedur pengelolaan portofolio.
  • Reksadana dengan penjaminan. Merupakan reksadana yang memberikan jaminan kepada investor sekurang-kurangnya akan menerima nilai investasi awal ketika jatuh tempo selama persyaratan terpenuhi.
  • Reksadana Indeks. Reksadana yang terdiri dari efek bagian dari sekumpulan efek yang berasal dari suatu indeks yang dijadikan acuan.

2. Manajer Investasi

Dalam sebuah investasi, ada yang dikenal dengan istilah manajer investasi, yaitu pihak yang mengelola fortofolio efek bagi para nasabah serta mengelola fortofolio investasi kolektif bagi sekelompok nasabah.

Baca Juga: Asuransi Jiwa InHealth Indonesia Telah Diakuisisi Bank Mandiri

Bank Mandiri sendiri telah bekerja sama dengan 7 manajer investasi yaitu:

  • Bahana TCW Investment Management
  • Danareksa Investment Management
  • Fortis Investments
  • Batavia Prosperindo Aset Manajemen
  • Schroder Investment Management Indonesia
  • Mandiri Manajemen Investasi
  • Manulife Aset Manajemen Indonesia

3. Bank Kustodian

Bank Kustodian merupakan pihak yang memberi jasa penitipan efek maupun harta lain terkait dengan efek dan jasa lain, seperti deviden, bunga, dan lain sebagainya.

4. Agen Efek Penjual Reksadana

Istilah-istilah dalam investasi reksadana Bank Mandiri selanjutnya adalah agen efek penjualan reksadana, yang merupakan pihak yang menjual efek reksadana berdasarkan kontrak kerjasama dengan manajer investasi.

5. Wakil Agen Efek Penjual Reksadana

Wakil agen ini merupakan orang yang telah mendapatkan izin dari BAPEPAM untuk melakukan penjualan efek reksadana.

Baca Juga: Pinjaman Tanpa Agunan Bank Syariah Mandiri Etc

Itulah beberapa istilah-istilah dalam investasi reksadana Bank Mandiri yang sering digunakan. Semoga informasi di atas bermanfaat, khususnya bagi Anda yang belum memahami tentang reksadana Bank Mandiri.

loading...

LEAVE A REPLY