Inilah Perbedaan Shared Hosting dan VPS Hosting

0
524

Perbedaan Shared Hosting dan VPS Hosting

Perbedaan Shared Hosting dan VPS Hosting
Perbedaan Shared Hosting dan VPS Hosting – Ilustrasi

Bagi Anda yang menekuni dunia bloging informasi terkait perbedaan Shared Hosting dan VPS Hosting ini perlu kamu ketahui. Jika Anda telah lama bergelut di dunia blogging, sebaiknya Anda mulai memikirkan untuk mengelola blog pribadi sepenuhnya, dengan cara menghosting aplikasi atau platform blog sendiri, misalnya wordpress.

Untuk menghostingkan blog sendiri perlu pemahaman mengenai apa itu website hosting. Karena di dalam web hosting, terbagi ke dalam beberapa kelas seperti Shared hosting, VPS, Dedicated Server, serta collocation. Agar Anda tidak salah memilih webhosting untuk blog pribadi Anda, maka Anda perlu memahami terkait jenis webhosting yang ada.

Untuk menambah pemahaman terkait web hosting, artikel ini akan mengupas perbedaan Shared Hosting dan VPS Hosting. Shared Hosting sangat cocok bagi para pemula, karena bisa dikatakan shared hosting merupakan web hosting yang instan dengan biaya kontrak yang bersahabat. Tapi, ketika blog pribadimu sudah memiliki banyak pengunjung dan shared hosting tidak mampu menampungnya, maka VPS Hosting menjadi solusinya.

Mengapa harus VPS? Karena VPS hosting menyediakan  sumberdaya yang lebih besar dibandingkan shared hosting. Lalu apa perbedaan Shared Hosting dan VPS Hosting yang sebenarnya?… Berikut kami berikan ulasan keduanya:

 

Shared Hosting

Shared hosting merupakan hosting website yang cocok untuk blogger pemula. Cukup memesan paket, akses ke cPanel, lalu upload ke web/blog. Shared hosting ini dianalogikan seperti rumah susun, dimana penghuninya dalam menggunakan fasilitas dengan cara berbagi dengan penghuni lain. Jadi, apabila penghuni rumah susun menggunakan fasilitas secara berlebihan, maka penghuni lain akan terganggu. Begitupula jika salah satu blog/web pelanggan menggunakan sumber daya berlebihan (pengunjung over/penggunaan script), maka dipastikan seluruh pemilik website lain akan terganggu.

 

VPS Hosting

Virtual Private Server (VPS) merupakan web hosting yang menggunakan program teknologi yang memungkinkan pengguna dapat menjalankan sistem operasi virtual pada satu sistem yakni sistem operasi virtualisasi. Ada beberapa macam virtualisasi VPS yaitu Open VZ, KVM, dan XEN. Sistem operasi virtual memungkinkan untuk masing-masing akun VPS dapat menginstal OS yang berbeda, dan menggunakan CPU, RAM, serta disk yang berbeda pula.

Perlu diketahui, ada 2 jenis pelayanan VPS yakni, Unmanaged VPS dan Managed VPS. Dalam Unmanaged VPS, pelanggan diharuskan dapat mengelola VPS yang telah dipesan sendiri, seperti memilih OS, serta menginstal software pendukung lainnya. Selain itu, pelanggan juga harus bertanggungjawab terkait keamanan servernya sendiri. Sedangkan, jika terjadi trouble hardware, barulah pelanggan dapat meminta bantuan pada penyelenggara hosting.

Sementara, untuk Managed VPS bekerja layaknya shared hosting. Pelanggan hanya perlu menginstal web/blognya. Untuk masalah software sebagian besar ditangani oleh provider. Namun, ini akan menambah biaya sewa dan biaya manage VPS nya sendiri.

Jika Anda ingin memilih web hosting yang lebih murah, maka pilihlah Unmanaged. Namun, Anda harus benar-benar paham dalam mengelola VPS itu sendiri. Jikalau Anda tidak ingin repot-repot mengelola VPS, maka Managed VPS dapa dipilih.

Itulah perbedaan Shared Hosting dan VPS Hosting yang dapat kamu pertimbangkan untuk mengelola website atau blog pribadimu. Jadi mau pilih yang mana, Shared Hosting atau VPS Hosting? Semua tergantung kesiapan Anda untuk mengelolanya.

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.