Belajarlah Dari Tetesan Air Di Atas Batu Agar Dirimu Lebih Kuat Menjalani Hidup

0
254

Belajarlah Dari tetesan Air Di Atas Batu

Belajarlah dari tetesan air di atas batu ! … Kita sering mendengar tentang cerita air menetes di atas bongkahan batu keras yang akhirnya membuat jejak diatasnya, kita juga pernah mendengar sebuah kisah singkat dimana ada seorang pemuda sulit sekali dalam belajar dan akhirnya menyerah.

Berikut kisah singkatnya:

Al Khatib Al Baghdadi dalam bukunya “ Al Jami’ li Ahkam Ar Rawi wa Adab As Sami’ , menyebutkan bahwa pada suatu hari ada seseorang yang hendak belajar hadist, mulailah ia mengikuti pelajaran-pelajaran yang disampaikan oleh para masyayikh ( guru ) di masjid-masjid, setelah beberapa tahun lamanya berjalan, tiba-tiba ia merasa bosan dan malas, karena selama dia belajar hadist ternyata tidak banyak manfaat yang didapatkannya .

Dia berkata pada dirinya : “Sepertinya saya tidak cocok belajar seperti ini“. Akhirnya dia tidak mau belajar lagi.

Pada suatu hari ketika ia sedang dalam perjalanan, tiba-tiba dia melihat air yang menetes pada bongkahan batu. Setelah diperhatikan olehnya ternyata batu tersebut sudah berlubang akibat tetesan air tersebut. Maka Terpikirkanlah dalam otak dan hatinya berguman “ Kalau air yang lunak dan lemah seperti ini bisa melubangi batu yang sangat keras, maka apakah hati dan otak-ku yang lebih kuat dari air tidak bisa melubangi ilmu yang tidak sekeras batu tadi. Kemudian akhirnya ia un balik lagi ke masjid untuk menuntut ilmu hingga menjadi ulama besar. “ – Syekh Sholeh Alu Syekh, Al Manhajiah fi Tholab Ilmi, hal : 3.

Sahabatku, kita sering merasa kalah dan lemah bahkan menyerah dengan situasi dalam hidup ini, padahal sejatinya bukanlah masalah tersebut yang sukar diselesaikan, tapi diri kita sendirilah yang terlalu cepat menilai lemah diri sendiri padahal sejatinya kita bisa melakukan hal luar biasa dalam hidup ini.

Kita tidak akan pernah tahu sampai dimana batas kemampuan kita dalam melakukan sesuatu termasuk memperjuangkan hidup ini jika kita sama sekali belum pernah melakukan hal yang lebih besar dari kemampuan kita.

Orang bijak pernah bekata, “Lawanlah batas kemampuan dirimu, maka engkau akan mengetahui sejauh mana kekuatanmu”.

Jangan telalu banyak melihat keatas kawan, karena dibawah masih banyak yang bisa dijangkau.

Jangan terlalu banyak mengeluh dengan hidupmu, karena masih banyak orang yang sangat menginginkan kehidupan seperti yang kamu jalani saat ini.

Baca: Jangan Pernah Menyerah Memperjuangkan Apa yang telah Kita Mulai..!

Semua keahlian, kemahiran berawal dari kesalahan saat baru pertama kali mencoba, namun hanya orang -orang yang terus berusaha melakukan yang terbaik dengan penuh kesabaranlah yang mempu menguasai yang awalnya sulit kemudian menjadi sebuah kebiasaan yang bahkan bisa dilakukan dengan menutup mata sekalipun.

Orang lain mungkin menguasai sesuatu karena ada kemampuan finansial dan kekuatan serta kecerdasan lauar bisa, sehingga lebih mudah menjadi master. Tapi percayalah, orang kaya, orang cerdas akan kalah oleh orang yang ulet dan tidak gampang menyerah.

Belajarlah dari tetesan air di atas batu agar engkau tahu bahwa sejatinya hidup ini hanya pernu dilakukan terus menerus agar kamu menjadi bisa dan kuat.

Belajarlah dari tetesan air di atas batu agar hatimu lebih tegar menghadapi berbagai problema kehidupan ini. Masalah akan menjadi motivasi dan inspirasi bagi dirimu jika kamu tidak menjadi pecundang yang gampang menyerah dan mengeluh.

Kamu harusnya tahu perbedaan antara pemenang dan pecundang adalah terletak pada kegighan. Pemenang akan selalu berusaha dengan tanpa mengenal putus asa, sebaliknya pecundang hanya akan berbuat dengan kecurangan dan banyak berkata tanpa berbuat apa-apa.

Namun, pecundang juga bisa menjadi seorang pemenang jika pada akhirnya ia menyadari bahwa hidup ini tidaklah semudah membalikan telapak tangan dan harus ada kebaikan disetiap tindakan yang dilakukan.

Baca Juga: Saat Merasa Ingin Menyerah, Ingatlah Kembali Alasan Mengapa Kamu Memulai

Semangatlah sahabatku, Belajarlah dari tetesan air di atas batu dalam menjalani hidup ini, jadikanlah setiap masalah sebagai motivasi agar lebih giat, lebih sabar, lebih dewasa dan bijak dalam menyikapi masalah.

LEAVE A REPLY